" Tidak perlu kita memiliki apa yang kita ingini untuk menjadi BAHAGIA, cukup dengan apa yang kita ada sekarang untuk BAHAGIA"
Aku membacanya berulang-ulang kali untuk mencari makna yang mampu menguatkan hati ini dan memang benar... aku faham dan aku mengerti bila Tuhan mengajar kita untuk bersyukur dalam segala hal demikianlah maksud sebenarnya penyataan tersebut..apa yang kita inginkan dalam kehidupan kita adakalanya tidak pernah tercapai..dan kadang-kadang jari yang menggenggam itu terlepas dan ia jatuh berterbangan..keinginan hati untuk mengejar dan mencapai kembali segalanya adalah sangat mustahil.... namun SYUKUR adalah satu perkataan yang perlahan-lahan mengajar kita untuk merasa segala itu berlaku dengan rencananya sendiri..Tuhan tidak pernah membenarkan sesuatu itu berlaku dalam kehidupan kita tanpa satu rencanaNya yang indah...
Lalu...disaat hati terluka, berdarah dan semakin tenggelam dalam lautan darah saat itu Tuhan setia disisi ku dan aku tahu segala kesakitan itu akan ada satu saat indah yang menunggu, satu ruang yang Tuhan telah sediakan bagiku.. hanya saat ini Tuhan mempersiapkan aku untuk lebih teguh dimasa akan datang kerana pasti masih banyak hal yang tidak diketahui, masih banyak hal yang akan menyakitkan hati kita dan diriku khususnya....
Keterbatasan sebagai seorang manusia dalam diriku juga sangat nyata apabila perasaan kecewa dan terluka itu benar-benar menjatuhkan diriku, namun jatuhnya diri ini bukan pada pengharapan kepada Tuhan Yesus kerna aku tahu disaat aku lemah, jatuh,dan terluka saat itulah saat kuasa kasih Tuhan nyata atasku...tapi jatuhnya diri ini adalah pada kelemahan si hati yang sangat lembut dan nipis ibarat kapas yang terkena setitik air.... aku kecewa saat hati dilukakan oleh mereka insan yang aku sayangi..apabila hati ini sudah mula menyayangi dia namun dibiarkan sendiri, melangkah kepada perempuan lain yang lebih cantik, lebih sedap mata memandang dan juga mungkin lebih baik daripadaku.. masa yang sama hati ini ingin berharap kepada dia yang seorang lagi tapi dia pergi tanpa sebarang jawapan yang pasti sejak pertemuan berlaku... kadang-kadang aku terfikir bahawa kelemahan dalam diriku ini menjadikan mereka semakin menjauh dariku, ketidaksempurnaanku sebagai seorang perempuan pilihan mungkin tidak mencapai seperti apa yang mereka ingini namun..sebenarnya apa yang ada pada diri ini, apa yang ingin aku pegang dan bawa dalam perhubungan sesama bukanlah setakat untuk memuaskan keinginan hati dan perasaan ini namun sebenarnya hati ini sangat rindu untuk melayani Tuhan Yesus bersama dengan mereka yang aku sayangi..hati ini rindu untuk punya teman bersama merenungkan kasih Tuhan, sama-sama menguatkan hati disaat tentangan dunia ini semakin berat...dan untuk mencapai itu, aku tahu aku perlu jadi garam dan terang dalam perhubungan kami, walaupun kadangkala aku gagal kerana terlalu mengikut perasaan, nafsu, keinginan hati dan tuntutan si iblis tapi aku tetap berbalik pada jalan yang benar! aku tidak terus-terus mengikut kata hati melainkan belajar mendengar suara Roh Kudus dalamku...
Roh Kudus sentiasa menguatkanku dan menegurku disaat aku lemah..perbicaraan antara Roh Kudus dan hati ini membawa kepada satu jawapan yang pasti dalam hidupku... kekecewaan yang aku lalui buat aku sentiasa dikuatkan oleh Roh Kudus walau hati tidak pernah rasa tenang dan sentiasa memberontak..aku akui hati memainkan pengaruh yang besar dalam hidupku namun Roh Kudus bekerja tepat pada waktunya... pertanyaanku selalu menjurus kepada apa yang aku perlu lakukan seterusnya kerna apa yang berlaku dihadapan sangat terhad pada pemikiranku.." adakah aku perlu teruskan untuk berharap pada dia yang aku cintai walau tika ini hatiku sangat terluka?" pertanyaan ini seringkali bermain difikiranku dan aku terus-terus bertanya kepada Tuhan...aku sedar Tuhan punya rencanaNya sendiri dan kadang-kadang aku terasa seperti terlalu mendesak Tuhan namun aku teringat firmanNya " NYATAKANLAH SEGALA KEKHUATIRANMU KEPADAKU" dan aku tahu Tuhan mendengar isi hatiku..dan kerna tiada siapapun tempat aku mengadu, hanya pada Bapa disyurga....
Jawapan yang Tuhan berikan pada pergumulanku itu tidaklah nyata seperti kertas jawapan disekolah namun apa yang Tuhan berikan adalah kekuatan dalam berhadapan masalah ini..setiap kali aku bertanya akan ada satu suara dalam hati " Bersabarlah, akan ada rencana Tuhan yang indah dalam hidupmu " suara itu seringkali muncul didalam pendengaranku dan apabila ada suara itu aku serta merta dikuatkan dan aku terasa seperti kesakitan itu akan ada indahnya yang menunggu, dan aku seperti sangat senang melupakan apa yang menyakitkan hatiku, dan aku memaafkan dia dan melihat dia dengan kasih yang baru...IYA! itu yang aku alami...awalnya aku tidak mengerti kenapa secepat ini aku melupakan kesalahan yang dia lakukan yang menyakitkan hatiku? kenapa aku dapat memaafkan dia walau darah dihati masih mengalir?? aku tertanya-tanya..adakah ini yang dikatakan cinta dunia? cinta itu buta?? Aku bergumul dan aku mendapat jawapannya...disaat aku menangis kecewa, terluka dan bertanya kepada Tuhan apa yang aku perlu lakukan, perlukah aku teruskan untuk berharap dan mencintai dia, Tuhan menjawabku dengan memberikan aku kesabaran untuk berhadapan dengan kekecewaan itu..Tuhan mengajarku kasih yang baru setiap kali aku terluka, Tuhan berikan aku satu pembelajaran yang membentuk aku untuk terus mengasihi mereka yang menyakitkan hatiku... dan tika ini memang benar, walaupun ada waktu tertentu perasaan mengulit hati ini dan air mata mengalir namun tidak berterusan..aku terus melihat dia dengan kasih yang baru dan berharap satu masa Tuhan nyatakan erti kasih dan cinta yang sebenar dalam hati dia...kerna dalam hati ini cinta kasihku hanya pada dia sebagai teman hidupku yang akan bersama-sama memuliakan nama Tuhan Yesus dan kerna aku tahu kerna Tuhan Yesuslah kekuatan dan satu-satunya sumber cinta kasih maka aku tahu rencana Tuhan dalam kehidupanku pasti indah pada waktunya...
~Semua yang berlaku yang lalu, yang akan datang segalanya dalam rencana Tuhan.... aku siap untuk jadi bejana yang siap dibentuk seturut kehendak Tuhan Yesus...aku siap..walauapapun tentangan dan reality hidup akan datang aku ingin mempersiapkan seluruh hatiku...
Bapa, ini aku anakMu..aku siap Bapa...aku siap....Inilah hidupku, segalanya tanpa tertinggal satupun aku berikan dan letakkan ditanganMu..Bapa..Kiranya kasih, damai sejahteraMu akan sentiasa menyertai kami...Amen.
No comments:
Post a Comment